Tampilkan postingan dengan label Sang Pencipta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sang Pencipta. Tampilkan semua postingan

1/10/2020

Kematian: Titik Peristiwa Keenam

Sang Pencipta, iman kepada Tuhan, Otoritas Tuhan,
Setelah begitu banyaknya hiruk pikuk, frustasi dan kekecewaan, berbagai suka duka dan jatuh bangun, tahun-tahun yang tak terlupakan, sesudah berulang kali menyaksikan pergantian musim, seseorang melewati berbagai tonggak kejadian penting dalam kehidupan tanpa disadari, dan dalam sekejap ia menemukan dirinya berada dalam masa senja. Waktu telah meninggalkan banyak jejak pada tubuhnya: Ia tidak lagi mampu berdiri tegak, rambut di kepalanya memutih, matanya yang jernih menjadi pudar dan kabur, lalu kulitnya yang mulus dan kencang menjadi berbintik dan berkeriput. Pendengarannya memburuk, giginya goyang dan tanggal, responnya menjadi lamban, pergerakannya menjadi lambat…. Pada saat ini, ia telah mengucapkan selamat tinggal pada masa mudanya yang penuh semangat dan memasuki senja kehidupannya: masa tua. Selanjutnya, ia akan menghadapi kematian, titik waktu terakhir pada kehidupan manusia.

1/09/2020

Keturunan: Titik Peristiwa Kelim

Sang Pencipta, Otoritas Tuhan, Pekerjaan Tuhan,

Firman Tuhan - Keturunan: Titik Peristiwa Kelima

Setelah menikah, seseorang mulai mengurus generasi selanjutnya. Ia tidak punya pilihan atas berapa jumlah anak serta sifat seperti apa yang kelak dimiliki anaknya; hal-hal ini juga ditentukan oleh nasib seseorang, yang ditentukan sejak semula oleh Sang Pencipta. Ini merupakan titik peristiwa kelima yang harus dilalui seseorang.

1/08/2020

Pernikahan: Titik Peristiwa Keempat

Percaya kepada Tuhan, Otoritas Tuhan, Sang Pencipta,
Seiring bertumbuh dan bertambah dewasanya seseorang, ia mulai menjauh dari orang tua dan lingkungan tempat ia dilahirkan dan dibesarkan, kemudian mulai mencari arah hidup dan mengejar tujuan hidupnya dengan cara yang berbeda dari kedua orang tuanya. Pada saat ini ia tidak lagi membutuhkan kedua orang tuanya, yang ia butuhkan adalah pasangan untuk menghabiskan hidup dengannya: seorang teman hidup, orang yang nasibnya akan terjalin erat dengannya. Dengan demikian, peristiwa besar pertama yang harus dihadapi seseorang setelah mencapai kemandirian adalah pernikahan, inilah titik peristiwa keempat yang harus dilalui seseorang.

1/07/2020

Kemandirian: Titik Peristiwa Ketiga

Mengenal Tuhan, Sang Pencipta, Otoritas Tuhan,

Bacaan Firman TuhanKemandirian: Titik Peristiwa Ketiga
Setelah seseorang melalui masa kecil dan masa kanak-kanak dan dengan pasti secara bertahap mencapai kedewasaan, langkah selanjutnya baginya adalah berpisah dengan masa mudanya, mengucapkan selamat tinggal kepada orang tuanya, dan menghadapi jalan menuju masa depan sebagai orang dewasa yang mandiri. Pada titik ini mereka harus berhadapan dengan semua orang, peristiwa, dan hal-hal yang harus dihadapi seorang dewasa, berhadapan dengan seluruh bagian dari rantai nasibnya. Inilah titik peristiwa ketiga yang harus dilalui seseorang.

1/06/2020

Pertumbuhan: Titik Peristiwa Kedua

Otoritas Tuhan, Kasih Tuhan, Sang Pencipta,

Tergantung pada keluarga seperti apa mereka dilahirkan, orang akan bertumbuh dalam lingkungan rumah yang berbeda dan menerima ajaran yang berbeda-beda dari orang tua mereka. Hal ini menentukan keadaan di mana seseorang menjadi dewasa, dan proses pertumbuhan mewakili titik peristiwa kritis kedua dalam kehidupan seseorang. Sudah jelas bahwa seseorang juga tidak punya pilihan pada titik peristiwa ini. Ini sudah ditetapkan, sudah diatur sebelumnya.

1/05/2020

Kelahiran: Titik Peristiwa Pertama

Sang Pencipta, Otoritas Tuhan, Percaya kepada Tuhan,

Bacaan Firman TuhanKelahiran: Titik Peristiwa Pertama
Tempat seseorang dilahirkan, dalam keluarga mana ia dilahirkan, jenis kelamin, penampilan, dan waktu kelahirannya, semua ini adalah rincian dari titik peristiwa pertama di dalam kehidupan seseorang.

1/04/2020

Nasib Umat Manusia dan Alam Semesta Tidak Dapat Dipisahkan dari Kedaulatan Sang Pencipta

Otoritas Tuhan, Mengenal Tuhan, Sang Pencipta,

Engkau sekalian adalah orang dewasa. Beberapa darimu berusia paruh baya; sebagian lagi sudah memasuki usia senja. Mulai dari yang tidak percaya sampai yang percaya, mulai dari permulaan percaya kepada Tuhan sampai menerima firman Tuhan serta mengalami pekerjaan Tuhan, berapa banyakkah pengetahuan yang engkau sekalian miliki mengenai kedaulatan Tuhan?

Entri yang Diunggulkan